Minggu, 10 Juli 2016

Resmi Griezmann Mendapatkan Penghargaan Sepatu Emas di Piala Eropa 2016

Tim nasional Prancis gagal meraih trofi Piala Eropa 2016 setelah takluk 0-1 dari Portugal di final berkat gol Ă‰der di menit 109 yang berlangsung di Stade de France, Minggu (10/7/2016) atau Minggu dini hari WIB. Meski begitu, kekecewaan Les Bleus sedikit terobati karena Antoine Griezmann berhasil menyabet trofi sepatu emas.
Trofi tersebut diraih Griezmann setelah mencetak enam gol sepanjang Piala Eropa 2016. Pemain 25 tahun itu berhasil mengalahkan enam pemain lain, seperti Olivier Giroud, Dimitri Payet, Cristiano Ronaldo, Luis Nani, Alvaro Morata, dan Gareth Bale yang serempak mencetak masing-masing tiga gol.

Baca juga: fakta menarik jelang final piala eropa
Gol pertama Griezmann di Piala Eropa 2016 dicetak ketika membantu Prancis meraih kemenangan 2-0 melawan Albania pada laga kedua fase grup (15/6/2016). Kemudian, jumlah tersebut bertambah saat Griezmann mencetak dua gol ke gawang Republik Irlandia pada laga 16 besar yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Prancis (26/6/2016).
Tiga gol lainnya dicetak Griezmann ketika timnya mengalahkan Islandia dengan skor 5-2 pada perempat final (3/7/2016) dan ketika Prancis mendepak Jerman dengan skor 2-0 pada laga semifinal (7/7/2016). Jumlah enam gol dalam turnamen Piala Eropa menjadi yang terbanyak sejak tahun 1984.
Ketika itu, Michel Platini berhasil mencetak sembilan gol dan membantu Les Bleus meraih gelar trofi bergengsi antaranegara Eropa tersebut. Jumlah gol tersebut saat ini berhasil disamai oleh Ronaldo yang mengumpulkannya dalam empat edisi Piala Eropa yakni 2004, 2008, 2012, dan 2016.
Kendati meraih predikat pencetak gol terbanyak, Griezmann justru merasa kecewa karena gagal membawa Prancis menjadi juara Piala Eropa 2016.
"Saya mungkin bisa bangga menjadi pencetak gol terbanyak Piala Eropa 2016 pada suatu hari nanti. Namun, sekarang soal seluruh elemen timnas Prancis," kata Griezmann.
"Saya sangat kecewa karena sangat ingin mempersembahkan trofi ini untuk rekan-rekan. Akan tetapi, saya tidak bisa mencetak gol pada final," lanjut Griezmann. 

Sumber: bola.com

Tips Mendapatkan Pokemon Legendaris Di Pokemon Go

Mendapatkan Pokemon favorit memang belum cukup, untuk menjadi yang terbaik dan terkuat yang ada di pelatihan Pokemon, seseorang harus memiliki Pokemon legendaris. Pokemon GO baru-baru ini meluncurkan beberapa jenis Pokemon termasuk Pokemon Legendary (legendaris) itu sendiri. Pertanyaannya: bagaimana, di mana dan kapan kita bisa mendapatkan legendaries dari generasi pertama dari Pokemon?

Ada total lima Pokemon bisa kita dapatkan dari permainan realitas Niantic ini di ataranya: 
  • Legendaris burung trio Zapdos (the Legendary bird trio Zapdos),
  • Moltres,
  •  Articuno, 
  • Mew,
  • Mew two. 
Berdasarkan trailer pertama dari Pokemon GO, rute Pokemon kuat mungkin diperoleh melalui kegiatan (event) yang dapat di ikuti oleh siapa pun. Jika hal ini terjadi, yang harus kita lakukan sekarang adalah menunggu peristiwa (event) itu sendiri.


Jika Niantic akan mengikuti pola dari permainan Pokemon lain, kita mungkin memiliki kesempatan untuk menangkap Pokemon legendaris pada setiap event-event tertentu. Biasanya event tersebut diselenggarakan pada tanggal-tanggal tertentu, misalnya pada hari raya (natal, paska, dan lain sebagainya). Sebelum event dimulain biasanya ada pemberitahuan terlebih dahulu

Jika Niantic akan memilih jalan yang berbeda, mungkin cara lain mendapatkan Pokemon legendaris yaitu dengan membeli langsung dari "shop" yang telah di sediakan. Atau mungkin Pokemon legendaris tersebut tetap dibiarkan begitu saja (tidak di munculkan) di karenakan perbedaan lokasi disetiap negara. Kemungkinan lain adalah bahwa Niantic dapat melepaskan set pertama legendaries ketika Pokemon Matahari dan Bulan diluncurkan pada 28 November.

Jika Niantic membiarkan Pokemon legendaris muncul di daerah-daerah tertentu, maka akan menjadi tidak adil bagi mereka yang tidak memiliki akses ke tempat tersebut dikarenakan perjalanan yang amat jauh ke tempat tersebut.

Ada informasi menyatakan bahwa pemain tidak akan mendapatkan Pokemon legendaris dengan cara mencari di daerah-daerah tertentu. Ada kemungkinan pemain akan diperbolehkan untuk memilih Pokemon legendaris dari tiga burung legendaris yang mereka inginkan, atau pemain hanya akan diberikan salah satu Pokemon legendaris tergantung pada tim mereka. Merah (Red) untuk Moltres, Biru (Blue) untuk Articuno dan Kuning (Yellow) untuk Zapdos.  Ada kemungkinan juga, Pokemon legendaris akan diberikan kepada top pemain (rank tinggi) dalam periode tertentu. Selain itu, pada pokemon jenis biasa (bukan pokemon legendaris).

Semoga saja Niantic tidak meletakkan Pokemon legendaris pada "shop" sehingga kita tidak perlu mengeluarkan uang ekstra untuk mendapatkannya. Sebaiknya Niantic hanya memberikan sebuah tantangan bagaimana cara mendapatkan Pokemon legendaris tersebut. Sehingga game ini semakin menantang dan adil bagi seluruh kalangan yang memainkannya.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai cara mendapatkan pokemon legendaris di Pokemon Go. Semoga bermanfaat. Ikuti terus ahli cara agar kalian dapat mendapatkan informasi-informasi baru mengenai Pokemon Go.

Sumber: ahlicara.blogspot.co.id

Fakta Menarik Jelang Final Piala Eropa 2016 Prancis Vs Portugal


Piala Eropa 2016 telah sampai pada partai puncak yang mempertemukan tuan rumah Prancis melawan finalis 2004 Portugal. Keduanya bakal berebut gelar juara, Senin dini hari WIB (9/7/2016) di Stade de France, Paris.

Langkah Portugal di turnamen ini pada awalnya kurang meyakinkan. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan baru memastikan tiket ke babak 16 besar setelah keluar sebagai tim peringkat tiga terbaik di fase grup. Sebelum mengalahkan Wales 2-0 di semifinal, Seleccao bahkan belum pernah menang di waktu normal 2x45 menit permainan.

Berbeda dengan Prancis. Les Bleus selalu menang di atas satu gol di Piala Eropa kali ini. Dari enam pertandingan, mereka hanya imbang sekali 0-0 saat melawan Swiss di penyisihan grup.

Lebih jauh, beberapa fakta menarik tercipta jelang laga pamungkas Portugal vs Prancis kali ini. Berikut ulasannya.

1. Prancis berangkat ke final Piala Eropa kali ini dengan status tuan rumah dan dua kali juara.

2. Prancis telah memenangi 10 pertemuan terakhir dengan Portugal. Kemenangan terakhir Portugal terjadi dalam laga persahabatan pada 26 April 1975. Saat itu Seleccao menang 2-0.

3. Portugal pernah merasakan kalah sebagai tuan rumah pada Piala Eropa 2004 di partai final dari Yunani.

4. Wasit Mark Clattenburg asal Inggris akan memimpin pertandingan Prancis vs Portugal, dibantu oleh Simon Beck dan Jake Collin sebagai asisten.

5. Pemain Portugal Ricardo Carvalho dan Cristiano Ronaldo bisa menjadi pemain ke-38 dan ke-39 yang tampil di dua final Piala Eropa.

6. Belum ada satu pemain pun yang telah mencetak hat-trick dari 14 final Piala Eropa sebelumnya.

Sumber: liputan6.com